STRUKTUR GEOLOGI TELUK BONE - SULAWESI SELATAN

Riza Rahardiawan, Lukman Arifin


Abstract


Morfologi dasar laut di daerah penelitian agak curam dan bergelombang, terdapat pada kedalaman laut antara 50 sampai 2000 meter. Pembentukan morfologi dasar laut ini sangat dipengaruhi oleh adanya gejala sesar-sesar aktif. Dari interpretasi runtunan seismik terlihat jelas adanya struktur- struktur geologi berupa sesar dan pelipatan. Adanya bentuk struktur bunga (flower structure) menunjukkan bahwa gejala tektonik aktif dari sesar Palu- Koro, Kolaka, Matano, Lawanopo masih berlangsung sampai sekarang. Keberadaan sesar-sesar aktif ini perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan gempa diseluruh Teluk Bone.

Kata kunci: sesar aktif, struktur bunga, sesar Palu-Koro


Morphology of study area shows a steep and a slighty wavy seabed with the depths between 50 to 2000 meters. The formation of this morphology is strongly influenced by the presence of active faults. Seismic sequence interpretation shows the geological structures such as faults and folds. The present of the flower structure suggest that tectonically active faults such as Palu-Koro, Kolaka, Matano, Lawanopo are under going until now. The present of these active faults need to be considered as it can generate the earthquake in the Bone Gulf.


Keywords: active fault, flower structure, Palu-Koro fault



DOI: http://dx.doi.org/10.32693/jgk.11.3.2013.238

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Terakreditasi oleh: Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kemenristek Dikti