LAJU SEDIMENTASI DI PERAIRAN BREBES, JAWA TENGAH MENGGUNAKAN METODE ISOTOP 210Pb

Wisnu Arya Gemilang, Gunardi Kusumah, Ulung Jantama Wisha, Ali Arman

Abstract


Beberapa upaya mitigasi terhadap bencana erosi yang terjadi di kecamatan Brebes telah dilakukan dengan penanaman mangrove, pemasangan hybrid engineering, alat pemecah ombak, namun dari keseluruhan upaya tersebut masih dianggap belum menjadi solusi terbaik mengurangi dampak bencana erosi pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat rata-rata kecepatan sedimentasi berdasarkan umur absolut sedimen dasar laut yang dianggap mewakili daerah penyelidikan. Penentuan umur absolut sedimen berdasarkan aktifitas kandungan isotop alam 210Pb pada sedimen. Hasil perhitungan laju sedimentasi tersebut dikorelasikan dengan data debit sungai dan kondisi hidro-oseanografi yang berperan dalam sistem sedimentasi. Berdasarkan profil unsupported 210Pb pada lokasi IST-01 (Muara Pemali) dan IST-02 (Muara Nipon) rata-rata laju sedimentasinya berturut-turut 0,224 cm/tahun dan 0,211 cm/tahun, debit Sungai Pemali sebesar 14,4-48,1 m3/s, kecepatan arus pada stasiun IST-01 berkisar antara 0,001-0,1 m/s dan kecepatan arus pada stasiun IST-02 berkisar antara 0,001-0,08 m/s. Kondisi hidro-oseanografi daerah penelitian yang fluktuatif memberikan pengaruh besar terhadap proses sedimentasi. Besarnya debit sungai memiliki korelasi terhadap peningkatan besarnya nilai laju sedimentasi di Muara Pemali dan Muara Nippon. Hasil penelitian tersebut dapat dijadikan bahan rekomendasi upaya mitigasi bencana erosi di kecamatan Brebes


Kata Kunci: Sedimentasi, Pesisir Brebes, Hidrodinamika arus, Isotop Unsupported 210Pb

 

Several efforts to mitigate the erosion event which occurred in Brebes sub district have been done by mangrove cultivation, hybrid engineering, and breakwater as well. Nevertheless, all those efforts did not work right away to solve the erosion problem and deteriorate its impact. This study has aim to determine the absolute sediment dating, which represents the study area. We decided the absolute sediment dating based on natural isotop activity 210Pb contained on sediment. Sedimentation rate calculation result was correlated with the river discharge and hydro-oceanography conditions in the sediment area systems. Based on unsupported 210Pb profile, at the station IST-01 (Pemali estuary) and IST-2 (Nipon estuary), the averages of sedimentation rate are 0.22 cm/year and 0.211 cm/year respectively. The discharge of Pemali River has ranged 14.4-48.1 m3/s. The current speed at the point IST-01 has ranged 0.001-0.1 m/s and at the station IST-02 has ranged 0.001-0.08 m/s. The hydro-oceanography condition which is volatile has a big impact on the process of sedimentation. The enhancing of river discharge has a correlation with the sedimentation rate enhancement in Pemali and Nippon estuary. The result of this study could be a basis of erosion mitigation effort in Brebes sub district.
Keywords: Sedimentation, Brebes, Hydrodunamics of surface current, Isotop Unsupported 210Pb


Keywords


Sedimentasi; Pesisir Brebes; Hidrodinamika arus; Isotop Unsupported 210Pb

References


Arman, A., Zamani, N. P., dan Watanabe, T. 2013. Study to determination the age and extension rate of corals in related to climate change by X-ray. Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi, 9(1), 1-10.

Azis, M. F. 2006. Gerak air di laut. Oseana, 31(4), 9-21.

Bappeda Kabupaten Brebes. 2013. Kabupaten Brebes dalam Angka. 320p.

Bayhaqi Ahmad dan Caesar M.A. Dungga. 2015. Distribusi butiran sedimen di pantai Dalegan Gresik Jawa Timur. Jurnal Depik. 4(3): 153-159p. Doi: 10.13170/depik.4.3.3054.

Cazotti, R.I., Silverio, P.R., Nascimento, M.R.L dan Mozeto, A.A. 2002. Mozeto, A.A. Datação de Sedimentos do Reservatório de Barra Bonita, Rio Tietê, SP com Pb-210: Distribuição Histórica de Metais Pesado. Brazil. Report, INAC, Rio de Janeiro.

Chormanski, J., Mirosław-Swiatek, D dan Michałowski, R. 2009. A hydrodynamic model coupled with GIS for flood characteristics analysis in the Biebrza riparian wetland. Oceanological and Hydrobiological Studies, 38(1), 65-73. Doi: 10.2478/v10009-009-0004-x.

Cossa, D., Buscail, R., Puig, P., Chiffoleau, J. F., Radakovitch, O., Jeanty, G and Heussner, S, 2014. Origin and accumulation of trace elements in sediments of the northwestern Mediterranean margin. Chemical Geology, 380, 61-73. Doi: 10.1016/j.chemgeo. 2014.04.015.

Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Tengah. 2012. Penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Jawa Tengah. 135p.

Diposaptono, S. dan Budiman. 2007. Hidup Akrab dengan Gempa dan Tsunami. Bogor. PT Sarana Komunikasi Utama. 383 p.

Dyer, K. 1986. Coastal and estuarine sediment dynamics. John Wiley dan Sons. Chichester. 342p.

Fiazia, N.A. 2006. Struktur Komunitas Mangrove dan Implikasinya pada Kegiatan Rehabilitasi di Pesisis Brebes, Jawa Tengah. Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Bogor. 85p.

Folk, Robert L dan William C. Ward. 1957. Brazos river bar: a study in the significance of grain-size parameters. Journal of Sediment and Petrology, 27:3-26p. Doi: 10.1306/74d70646-2b21-11d7-8648000102c1865d.

Frihy, O. E., S.M., Nasr, M.H, Ahmed, M. E., Raey. 1991. Temporal Shoreline and Bottom Changes of the Inner Continental Shelf off the Nile Delta, Egypt. J. Coa. Res, 7(2):465-475. Doi: 10.1007/bf00824361.

Gao, S dan J. Jia. 2002. Modeling Suspended Sediment Disribution in Continental Shelf Upwelling Downwelling Settings. Geo. Mar. Let, 22(4):218-226. Doi: 10.1007/s00367-002-0116-8.

Handoyo, G dan A. A. D., Suryoputro. 2015. Kondisi Arus dan Gelombang pada Beragai Kondisi Morfologi Pantai di Perairan Pantai Kendal Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Kelautan Tropis. 18(1):33-37.

Helfinalis, Pramudji dan Hadikusumah. 2010. Studi Kelayakan Pembangunan Dermaga di Lingkungan Perairan Pantai Ujung Gebang Indramayu, Laporan Akhir Program Insentif Peneliti dan Perekayasa LIPI tahun 2010. Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Jakarta. 44p.

Ingmanson D.E dan W.J. Wallace. 1989. Oceanography an Introduction. Fouth Edition. Wadsworth Publishing Company. Belmont, California. 541p.

Lubis, A. A., Aliyanta, B., & Menry, Y. 2007. Estimation of Sediment Accumulation Rate in Jakarta Bay Using Natural Radionuclide Unsupported 210Pb. Indonesian Journal of Chemistry, 7(3), 309-313. Doi: 10.22146/ijc.442.

Mackay, P. 2012. The Brebes Mangrove Restoration & Reforestation for Climate Change Adaptation Project; Central Java Green Belt Mangrove Corridor Program, Brebes Regency. Bappeda Kabupaten Brebes. 67p.

Marfia, M.A. 2011. The hazards of coastal erosion in Central Java, Indonesia: An overview. Geografi A Online TM. Malaysian Journal of Society and Space, 7(3), 1-9.

Nugroho, H, S dan Abdul Basit. 2014. Sebaran Sedimen Berdasarkan Analisis Ukuran Butir di Teluk Weda, Maluku Utara. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 6: 229-240.

Onrizal. 2010. Perubahan Tutupan Hutan Mangrove di Pantai Timur Sumatera Utara Periode 1977–2006. Jurnal Biologi Indonesia, 6(2), 163-172.

Rifardi. 2012. Geologi Sedimen Modern (Edisirevisi). Universitas Riau Press.

Sanchez-Ccabeza, J.A., Masque, P., Schell, W.R., Palanques, A., Valiente, M., Palet, C., OBiol, R.P., and Cano, J.P.1993. Record of anthropogenic environmental impact in the continental shelf north of Barcelona city. Proceeding of a symposium. IAE.

Silva, M. V. N., Sial, A. N., Barbosa, J. A., Ferreira, V. P., Neumann, V. H., & De Lacerda, L. D. 2013. Carbon isotopes, rare-earth elements and mercury geochemistry across the K–T transition of the Paraíba Basin, northeastern Brazil. Geological Society, London, Special Publications, 382(1), 85-104. Doi: 10.1144/SP382.2.

Susiati, H., Ali, A. L., Yarianto, SBS., Fepriadi, F dan Sarmin, S. 2007. Aplikasi Teknik Nuklir Untuk Studi Geokronologi Sedimen di Perairan Pantai Lokasi Tapak PLTN Ujung Lemahabang, Semenanjung Muria. Proseding Seminar Nasional Teknologi Pengolahan Limbah VI Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-BATAN, Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi-Ristek.

Suyono. 2015. Strategi Penanganan Kerusakan Mangrove di Wilayah Pantai Kabupaten Brebes Propinsi Jawa Tengah. Program Doktor Manajemen Sumber Daya Pantai Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

Voulgaris, G. dan S.T.Meyers. 2004. Temporal Variability of Hydrodynamics, Sediment Concentration and Sediment Settling Velocity in a Tidal Creek. Con. She. Res, 24(15): 1659-1683. Doi: 10.1016/j.csr.2004.05.006.

Wentworth, C. K. 1922. A scale of grade and class terms for clastic sediments. The Journal of Geology, 30(5), 377-392.

Wisha U. J., Husrin, S dan Prasetyo, G. S. 2016. Hydrodynamics of Bontang Seawaters: Its Effects on the Distribution of Water Quality Parameters. Ilmu Kelautan, 21(3): 123-134. Doi: 10.14710/ik.ijms.21.3.123-134.

Wisha, U. J dan Heriati, A. 2016. Analysis of Tidal Range and Its Effect on Distribution of Total Suspended Solid (TSS) in The Pare Bay Waters. Jurnal Kelautan, 9(1): 23-31. Doi: 10.21107/jk.v9i1.1066.