KARAKTERISTIK LINGKUNGAN DI PERAIRAN UTARA PULAU AMBON: BESAR BUTIR DAN RASIO UNSUR

Yani Permanawati, S.T., M.Si., Salma Munadhiva, Godwin Latuputty, Imelda R. Silalahi, Ghefira Yassirli, Muhammad Raihan, Ani Haryati

Abstract


Lokasi studi merupakan bagian kecil dari perairan Teluk Piru, yang berada di sebelah utara Pulau Ambon. Metode studi yang dilakukan adalah uji fraksi besar butir sedimen menggunakan metoda Particle Size Analyzer (PSA), uji unsur dalam sedimen menggunakan metode X-ray Fluorescence (XRF) untuk indikasi lingkungan pengendapan yang terjadi di lokasi studi, uji statistik menggunakan multivariat statistik Principal Components Analysis (PCA) untuk membantu menentukan keterkaitan karakteristik sedimen, dan metoda pengamatan kaca preparat (smear slices) secara mikroskopis untuk mengetahui komposisi sedimen dasar laut. Hasil studi menunjukkan bahwa ukuran butir sedimen bervariasi dari lumpur hingga kerikil, dengan dominasi pasir. Pola perubahan lingkungan terlihat seragam antara data indikasi presipitasi (ln Ti/Ca) dengan data indikasi kelimpahan biogenik dalam sedimen (ln K/Ca), tetapi tidak tercermin dalam pola pengaruh daratan (ln K/Ti). Karakteristik lingkungan di lokasi studi terdapat 2 (dua) karakter, yaitu karakteristik satu menunjukan pengaruh daratan (ln K/Ti) tidak terlihat signifikan, dan karakteristik lainnya menunjukkan pengaruh daratan relatif meningkat (ln K/Ti). Penguatan interpretasi pengaruh daratan relatif meningkat terlihat dalam sampel sedimen SAS-51 dan SAS-55, yaitu adanya nilai kelimpahan komposisi komponen lithik dan mineral dalam sedimen yang relatif besar (70-75%) dari pada komposisi biogenik (15-28%).


Keywords


karakteristik, lingkungan pengendapan, analisis data primer, kelimpahan, komposisi

References


Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan (BBSPGL). Laporan kegiatan survei mitigasi bencana geologi di perairan utara Ambon, 2024. Badan Geologi. KESDM

Bengen, D.G., 2000. Teknik Pengambilan Contoh dan Analisis Data Biofisik Sumberdaya Pesisir. PKSPL-IPB. Bogor (ID): IPB Press.

Burd, A. B., & Jackson, G. A. 2009. Particle Aggregation. Annual Review of Marine Science, 11, 65–90. doi:10.1146/annurev.marine.010908.163904

Folk, R.L. & W.C. Ward. 1957. A Study in the Significance of Grain-Size Parameters. Journal of Sedimentary Petrology. 27. Pp:3-26.

Hennekam, R., & G. de Lange. 2012. X-Ray Fluorescence Core Scanning Of Wet Marine Sediments: methods to improve quality and reproducibility of high-resolution paleoenvironmental records. Limnol. Oceanogr.: Methods 10. Pp:991–1003

Martins, L. R., 2003. Recent Sediments and Grain-Size Analysis. Gravel. Sedimentological Research Group – SERG/ASOS. ISSN 1678-5975. Pp 90-105

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. lampiran VIII

Permanawati, Y., T. Prartono, A.S. Atmadipoera, R. Zuraida, & Y. Chang. 2016. Rekam Sedimen Inti Untuk Memperkirakan Perubahan Lingkungan Di Perairan Lereng Kangean. Jurnal Geologi Kelautan.Vol.14[2]:65-77.

Pinet, P.R. 2014. Invitation to Oceanography. Chapter 4. Marine Sedimentation. Fifth Edition. Jones and Bartlett Publication. 92-133

Pusat Survei Geologi (PSG). Peta Geologi Lembar Ambon. 2011. Badan Geologi. Kementerian Energi Dan Sumberdaya Mineral.

Rompas, R. M. & N. D. C. Rumampuk 2014. Geokimia Laut. Universitas Sam Ratulangi Manado. ISBN: 978-979-3660-17-2

Routson, C.C., S.H. Arcusa, N. P. McKay, & J.T. Overpeck. 2017. A 4,500‐Year‐Long Record of Southern Rocky Mountain Dust Deposition. Geophysical Research Letter. American Geophysical Union. 10.1029/2019GL083255. Pp:8281-8288

Sari, P. 2018. Pengaruh Ph Terhadap Mikrostruktur, Daya Larut, Sedimentasi Dan Turbiditas Larutan Kasein-Katekin. Sarjana thesis. Universitas Brawijaya.

Zuraida, R., R. A. Troa, M. Hendrizan, L. Gustiantini, & E.Triarso. 2017. Sediment Characteristics of Mergui Basin, Andaman Sea based on Multi-proxy Analyses. Bulletin of the Marine Geology. Vol. 32[2]. Pp:67-76

Sanchez, A., Ortiz, B. E. L., Garcia, S. A., & Balart, E. 2013. Distribution and composition of organic matter in sediments of the oxygen minimum zone of the Northeastern Mexican Pacific: paleoceanographic implications. Journal of Iberian Geology. Vol.39[1]:111-120. 1886-7995.

Weltje G.J. & R. Tjallingii. 2008. Calibration Of XRF Core Scanners For Quantitative Geochemical Logging Of Sediment Cores: Theory And Application. Earth and Planet Scien Lett. Elsevies. 274:423–438.




DOI: http://dx.doi.org/10.32693/jgk.23.2.2025.925